Cegah ISPA dengan Menjaga Kesehatan Hidung

Komunitas SB1M

Pembahasan kita sekarang yaitu Cegah ISPA dengan Menjaga Kesehatan Hidung. Hidung merupakan salah satu bagian dari sistem pernapasan tubuh manusia. Saluran pernapasan dari hidung sampai bronkhus dilapisi sebuah membran mukosa bersilia dan di antaranya terdapat sel-sel goblet. Udara yang masuk melalui rongga hidung disaring, dihangatkan dan dilembabkan.

Cegah ISPA dengan Menjaga Kesehatan Hidung

Pasukan Synergy

Cegah ISPA dengan Menjaga Kesehatan Hidung

Hidung juga memiliki sistem pelindung dari partikel debu kasar dan bakteri, yang dilakukan oleh rambut halus dalam rongga hidung, silia pada mukosa dan palut lendir yang dihasilkan oleh kelenjar mukosa dan sel-sel goblet. Gerakan silia akan mendorong palut lendir ke belakang rongga hidung dan menuju faring.

Pasukan Synergy

Salah satu penyakit yang dapat menyerang sistem pernapasan manusia adalah Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA). Hal tersebut dapat terjadi karena serangan mikroorganisme virus seperti adenovirus, rhinovirus, coronavirus, pneumokokus, streptococus dan yang paling umum adalah virus influenza. Selain itu bakteri, jamur dan pajanan debu/asap juga dapat menjadi penyebab terjadinya ISPA.

Partikel pada debu atau asap akan melekat pada palut lendir dan partikel-partikel yang besar akan dikeluarkan dengan reflek bersin. Partikel yang tidak keluar reflek bersin, akan menempel pada mukosa hidung, mulut dan tenggorokan yang memang langsung kena pajanan debu/asap. Kondisi ini akan menyebabkan reaksi alergi, peradangan dan mungkin juga infeksi.

Peradangan Hidung

Peradangan akan merangsang keluarnya sekret berlebihan, hal ini merupakan media yang baik untuk tumbuhnya bakteri. Karena gerakan silia akan mendorong palut lendir ke belakang rongga hidung dan menuju faring, maka debu maupun bakteri dalam hidung akan bergerak menuju saluran pernapasan bawah. Akibat paparan debu dan asap saluran pernapasan dapat mengalami penyempitan dan produksi lendir akan terus meningkat.

Jika hal ini sudah terjadi, akan membuat seseorang sulit bernapas hingga bakteri tidak bisa dikeluarkan, benda asing tertarik masuk ke saluran pernapasan dan terjadilah infeksi saluran pernapasan. ISPA lebih mudah terjadi karena ketidakseimbangan daya tahan tubuh (host), pola bakteri/virus dan lain-lain penyebab penyakit (agent), serta buruknya lingkungan (environment).

ISPA akan menimbulkan gejala antara lain, hidung tersumbat atau berair, paru-paru terasa terhambat, batuk-batuk dan tenggorokan terasa sakit, kerap merasa kelelahan dan tubuh merasa sakit. Apabila ISPA bertambah parah, gejala yang lebih serius akan muncul seperti kesulitan bernapas, demam tinggi dan menggigil, tingkat oksigen dalam darah rendah, kesadaran yang menurun bahkan pingsan.

Pencegahan ISPA

Ada beberapa hal yang dapat Anda lakukan untuk mencegah terjangkit ISPA antara lain :

  1. Perkuat daya tahan tubuh. Sistem kekebalan tubuh seseorang sangat berpengaruh dalam melawan infeksi virus maupun bakteri terhadap tubuh manusia. Risiko seseorang mengalami infeksi akan meningkat ketika kekebalan tubuh lemah. Hal ini cenderung terjadi pada anak-anak dan orang yang lebih tua, atau siapa pun yang memiliki penyakit atau kelainan dengan sistem kekebalan tubuh yang lemah. Konsumsi buah dan sayur secara lebih rutin dan tambahkan dengan suplemen herbal yang mengandung bahan immunodulator tinggi seperti Echinaceae.
  2. Bagi yang berada dalam lingkungan dengan kondisi tinggi polusi asap, hindari keluar rumah terlalu sering. Jika terpaksa, gunakan masker untuk mengurangi dampak dari terhisapnya partikel debu dan asap yang mengandung karbon ke hidung Anda. Selain itu, hindari manipulasi hidung berlebihan seperti sering terlalu sering menggosok dan memegang hidung, mengeluarkan lendir terlalu keras, dan mengorek hidung karena dikhawatirkan akan membuat hidung terluka dan rentan terhadap infeksi. Sebaliknya, gunakan nasal sprays berbahan dasar air laut murni. Seperti Aqua Maris dari SOHO Global Health yang dibuat dari air laut Adriatic hipertonis murni dan dapat melegakan serta membersihkan membran mukosa di saluran pernapasan atas. Air laut Adriatic juga dapat berfungsi sebagai cleansing dan pelambab, sehingga membantu menormalkan fungsi hidung.
  3. Ikuti Pola Hidup Bersih dan Sehat (PHBS). Merupakan sebuah pola yang dianjurkan Kementrian Kesehatan yaitu selalu mencuci tangan, beristirahat cukup serta makan teratur
  4. Perhatikan alergi dan penyakit bawaan
  5. Selalu jaga kehigienisan makanan serta minuman

Makanan bergizi dapat terkontaminasi oleh asap dan debu. Cucilah buah-buahan serta sayuran dengan bersih sebelum dikonsumsi.

Demikian info tentang Cegah ISPA dengan Menjaga Kesehatan Hidung semoga bermanfaat.

Sumber :

Ternyata belajar internet itu mengasyikan, apalagi bisa punya penghasilan 20 jutaan per bulan... rasanya gimana gitu... Tapi gimana cara belajarnya?? Klik gambar di bawah untuk dapat solusinya

Komunitas SB1M
loading...

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.