Hati-Hati Mengobati Malaria Pada Anak dan Ibu Hamil

Komunitas SB1M

Di postingan ini kami akan bahas perihal Hati-Hati Mengobati Malaria Pada Anak dan Ibu Hamil. Malaria merupakan penyakit protozoa yang ditularkan oleh gigitan nyamuk Anopheles yang sudah terinfeksi. Penyakit ini bisa disebut juga dengan penyakit parasit manusia. Tidak sedikit pula manusia yang meninggal akibat terkena penyakit ini, bukan hanya di Indonesia. Bahkan ada 300 juta kasus akut setiap tahunnya di 103 negara, akibat malaria. Hampir semua kematian disebabkan oleh malaria falciparum.

Hati-Hati Mengobati Malaria Pada Anak dan Ibu Hamil

Gejala Umum Malaria

Mengenali gejala malaria menjadi hal penting, terutama mengenali gejala-gejala umum dalam penyakit malaria. Gejala Umum antara lain : kelelahan, tidak enak badan, menggigil, nyeri sendi, nyeri otot, demam dan berkeringat. Gejala Kurang Umum antara lain : gangguan pola makan, lesu, mual, muntah, diare dan sakit kepala. Biasanya, serangan klasiknya dimulai dengan menggigil terlebih dahulu yang berlangsung selama 1 – 2 jam dan kemudian diikuti demam tinggi.

Salah satu cara mendiagnosis malaria yaitu dengan diagnosis parasitology. Diagnosis ini dilakukan dengan menggunakan mikroskop atau dengan Rapid Diagnosis Test (RDT). Namun, diagnosis parasitology ini memiliki pengecualian atau pertimbangan, artinya tidak semua pasien atau kasus bisa menggunakan diagnosis parasitology. Pengecualian ini diberikan bagi pasien yang memiliki kasus malaria berat, anak-anak yang berumur 5 tahun dan perempuan hamil.

Bagi pasien yang terindikasi tiga pengecualian harus menggunakan cara lain untuk bisa mendiagnosis penyakit malaria. Cara mendiagnosis penyakit malaria di masing-masing negara berbeda-beda. Misalnya di Rusia dan beberapa negara lain mendiagnosa pasien dengan menyuruh pasien untuk duduk. Sedangkan di Indonesia untuk mendiagnosa pasien dengan menyuruh pasien untuk telentang.

Prevalensi Malaria

Berdasarkan hasil survei masyarakat selama 2007 – 2010, prevalensi malaria di Indonesia mengalami penurunan dari 1,39 persen ke 0,6 persen. Di Indonesia ada beberapa daerah yang banyak ditemukan kasus malaria, contohnya di Indonesia Timur lebih tepatnya yaitu Papua Barat sebanyak 10,6 persen, Papua 10,1 persen dan Nusa Tenggara Timur 4,4 persen.

Pasukan Synergy

Akibat banyaknya kasus yang terjadi pada penyakit malaria, perlu adanya pengenalan gejala-gejala yang timbul dari malaria. Dengan mengetahui gejala-gejala yang muncul, tentu sangat memudahkan untuk mendiagnosis pasien yang terkena gejala malaria.

Selain pengecualian mendiagnosa malaria pada perempuan hamil dan anak-anak, maka obat untuk menyembuhkan malaria bagi ibu hamil juga berbeda. Jadi hati-hati dalam mengobati anak-anak dan perempuan hamil yang terkena hamil. Misalnya Doxycycline dan Tetrasiklin ini tidak dapat digunakan untuk perempuan hamil dan anak-anak. Sebagai obat pengganti biasanya para dokter akan menggunakan Clindamycine dengan dosis yang berbeda.

Untuk anak-anak dosis penggunaan Doxycycline dan Tetrasiklin yaitu 6 mg atau diberikan 3 kali per hari selama 7 hari dengan dosis maksimum 300 mg. Sedangkan untuk wanita hamil dosisnya 10 mg diberikan setiap 2 kali sehari selama 7 hari.

Hati-Hati Mengobati Malaria Pada Anak

Dengan banyaknya dan perbedaan kasus dalam penyakit malaria, maka perlu adanya pencegahan atau deteksi secara dini, untuk itu perlu manajemen dari kasus-kasus yang ada. Manajemen ini diperlukan untuk mencegah berkembangnya penyakit parah pada malaria. Manajemen yang tepat secara tidak langsung dapat mencegah timbulnya penyakit atau infeksi berat. Manajemen yang baik pula dapat mencegah kematian serta mencegah resistensi obat dan mengurangi penularan malaria antarmanusia.

Pasukan Synergy

Untuk melakukan manajemen tersebut perlu dukungan atau perawatan tambahan, misalnya jika terjadi demam maka berikan Acetaminophen dan untuk mencegah kejang-kejang maka gunakan Fenobarbital. Ada pula yang harus dihindarkan selain Doxycycline dan Tetrasiklin yaitu Antibodi TNF, Dekstran, Hypermmunoglobulin, Allopurinol, Desferioxamine, Pentoxifyline, Heparin, Manitol, Prosklin, Asetisistein, Aspirin, Kortikosteroid dan Siklosporin.

Demikian info tips sehat dan cantik tentang Hati-Hati Mengobati Malaria Pada Anak dan Ibu Hamil semoga bermanfaat.

Referensi :

Ternyata belajar internet itu mengasyikan, apalagi bisa punya penghasilan 20 jutaan per bulan... rasanya gimana gitu... Tapi gimana cara belajarnya?? Klik gambar di bawah untuk dapat solusinya

Komunitas SB1M
loading...

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.